Senin, 23 Mei 2011
Letak injector
MESIN standar yang keluar dari pabrikan mobil umumnya memakai setelan yang mengacu pada kondisi pembakaran optimum. Setelan standar ini dimaksudkan mesin bekerja pada suhu ideal. Tujuannya, agar proses pembakaran berlangsung sempurna.
Untuk melakukan pembakaran, mesin memerlukan campuran bahan bakar minyak (BBM) dengan udara yang tepat. Pada mesin injeksi pengaturan campuran BBM-udara dilakukan oleh ECU (elektronik Control Unit) berdasarkan beberapa referensi. Salah satu di antaranya adalah sensor suhu air di blok mesin yang diatur oleh peranti termostat.
Setelah mengolah berbagai data yang masuk, ECU akan memerintahkan injektor untuk bekerja. Injektor merupakan peranti terakhir dari sistem saluran bahan bakar pada mesin injeksi. Tugasnya menyemprotkan bahan bakar sesuai perintah ECU ke saluran isap mesin.
Keberadaan injektor merupakan jawaban para ahli otomotif atas tuntutan masyarakat dunia yang menginginkan mesin berteknologi ramah lingkungan dan hemat BBM. Injektor karena diatur oleh sistem elektronik, memiliki tingkat pengabutan bahan bakar yang lebih baik dibandingkan teknologi mekanik karburator.
Untuk melakukan pembakaran, mesin memerlukan campuran bahan bakar minyak (BBM) dengan udara yang tepat. Pada mesin injeksi pengaturan campuran BBM-udara dilakukan oleh ECU (elektronik Control Unit) berdasarkan beberapa referensi. Salah satu di antaranya adalah sensor suhu air di blok mesin yang diatur oleh peranti termostat.
Setelah mengolah berbagai data yang masuk, ECU akan memerintahkan injektor untuk bekerja. Injektor merupakan peranti terakhir dari sistem saluran bahan bakar pada mesin injeksi. Tugasnya menyemprotkan bahan bakar sesuai perintah ECU ke saluran isap mesin.
Keberadaan injektor merupakan jawaban para ahli otomotif atas tuntutan masyarakat dunia yang menginginkan mesin berteknologi ramah lingkungan dan hemat BBM. Injektor karena diatur oleh sistem elektronik, memiliki tingkat pengabutan bahan bakar yang lebih baik dibandingkan teknologi mekanik karburator.
Teknologi sistem injeksi awalnya menggunakan nama throttle body fuel injection system atau populer dengan sebutan single point injection. Sistem ini menggunakan satu injektor untuk memasok semua silinder mesin. Desain teknologinya tidak terlalu rumit sehingga pabrikan tidak perlu melakukan perubahan drastis pada konstruksi mesin.
Pabrikan mobil memakai nama yang berbeda-beda untuk teknologi ini. Ada yang memberi nama teknologi ini dengan sebutan multi-point atau sequential fuel injection. Sistem ini memakai teknologi satu injektor untuk satu silinder mesin. Hasilnya pasokan bahan bakar ke ruang bakar pun menjadi lebih akurat.
Sistem injeksi sederhana tidak terlalu banyak memakai sensor. Kerja ECU hanya berpatokan pada beberapa informasi, seperti pedal gas dan sensor suhu. Pada mesin injeksi, pedal gas dihubungkan dengan throttle valve. Alat ini bertugas untuk mengatur pasokan udara yang harus masuk ke dalam ruang. Pedal gas bisa disebut sebagai pedal udara karena fungsinya memang hanya sebatas itu. Ketika pedal gas diinjak semakin dalam, katup juga akan membuka lebar untuk membawa udara masuk.
ECU, akan bereaksi dengan memerintahkan pasokan bahan bakar lebih besar ke dalam ruang bakar. Banyaknya pasokan bahan bakar disesuaikan dengan data dari sensor lainnya yang juga diterima ECU.
Injektor pun menuruti perintah ECU dalam menyuplai besaran bahan bakar yang akan dikabutkan. Pengabutan ini penting karena udara yang terlalu banyak di ruang bakar akan menyebabkan suhu mesin tinggi. Dampaknya, kinerja mesin pun jadi tidak optimal.
cara kerja Glow plug
GLOW PLUG
Glow Plug pada Self Regulating Glow System merupakan elemen yang terletak pada chamber pencampuran bahan bakar udara.
Tipe glow plug yang digunakan adalah tipe metal. Dimana glow plug ini mempunyai ciri – ciri memberikan pemanasan yang cepat dan fungsi untuk mengatur saturasi suhu nya sendiri. Sehingga dapat mengontrol rangkaian dengan mudah dan biaya sistem yang rendah.
Fungsi
Glow plug berfungsi sebagai pemanas agar campuran bahan bakar dengan udara lebih mudah diledakkan, dapat mengurangi bahkan menghilangkan asap putih atau hitam dan mengurangi knocking saat kondisi engine masih dingin.
Heating coil dan ujung glow plug merupakan tempat dihasilkannya daerah panas. Resistansi bahan control coil akan meningkat jika temperature meningkat. Hal tersebut akan membatasi arus dan temperature.
- Saat preheating arus akan mengalir melalui control coil dan heating coil. Yang akan menyebabkan ujung glow plug akan membara. Waktu pemanasan glow plug berbeda sesuai dengan tipe engine. Ini berarti temperature control coil telah dipanasi oleh arus yang semakin lama semakin bertambah. Karena resistansi elektrikal meningkat maka arus akan berkurang sehingga arus yang masuk ke glow plug dapat diatur.
Langganan:
Postingan (Atom)